Keunikan Desa Sade

Desa Sade merupakan desa yang hanya memiliki sekitar 152 kepala keluarga dan penduduk asli dari desa ini yaitu Suku Sasak. Desa Sade terletak di Desa Rambita, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Desa sade desa ini memiliki tradisi dan adat istiadat yang unik dan masih sangat tradisional. Adat istidat yang amat sendiri sering dikunjungi oleh banyak wisatawan lokal maupun mancanegara. Seolah menolak moderensasi, kental, justru membuat daya tarik tersendiri untuk desa ini.

Berikut keunikan dari Desa Sade,

Courtesy : Desainermales

1. Tempat tinggal suku sasak

Suku sasak sendiri merupakan suku asli Lombok yang tinggal di desa ini.

Pernikahan di Desa Sade masih dalam satu keturunan yang dimana keaslian warganya masih sangat terjaga.

Courtesy: Grid.id

2. Rumah tahan gempa dan beragam fungsi

Di Desa Sade terdapat 150 rumah. Rumah-rumah disini masih sangat sederhana. Dinding yang menggunakan anyaman bambu, atap yang dari alang-alang kering dan lantainya yang terbuat dari campuran tanah liat dan sekam padi.

Pada saat gempa besar terjadi, rumah-rumah disini masih berdiri kokoh. Selain itu, rumah-rumah disini juga memiliki berbagai  fungsi dan tipe. Seperti Bale Bonter, Bale Kodong dan Bale Tani.

Bale Bonter berfungsi sebagai tempat rumah pejabat desa dan untuk persidangan adat.

Bale Kodong berfungsi menjadi tempat tinggal untuk orang-orang jompo dan baru menikah namun belum memiliki tempat tinggal.

Bale Tani, merupakan tempat tinggal masyarakat yang mayoritasnya berprofresi sebagai petani.

Courtesy : Lombokwandertour

3. Lantai dilumuri kotoran kerbau

Di Desa Sade memiliki keunikan tersendiri dimana lantai rumah justru dilumuri kotoran kerbau/sapi setiap beberapa waktu.

Tujuannya agar menguatkan lantai, lantai bersih dari debu-debu, dan mencegah serangga masuk kedalam rumah.

Courtesy : ulungadenuansa.student

4. Tradisi Unik

Desa Sade mempunyai satu tradisi yang unik yaitu kawin culik. Dimana sebelum melakukan pernikahan, perempuan harus diculik terlebih dahulu oleh pihak laki-laki.

Setelah pihak laki-laki menyatakan isi hatinya ke pihak keluarga perempuan barulah pernikahan diadakan.

Ada pula atraksi rakyat yang sudah dikenal oleh kalangan turis yaitu Tari Paresean, Tari Gendang Beleq, dan Tari Amaq Temenges

Courtesy : insanwisata

5. Kain Tenun

Di Desa Sade perempuan diwajibkan untuk dapat menenun. Mereka sudah mulai menenun sejak umur 9 tahun. Rata-rata perempuan di desa ini berpencaharian sebagai penenun.

Keunikan dalam menenun kain ini sendiri yaitu dimana cara menenun kain tenun ini masih sangat tradisional. Wisatawan juga dapat bmencoba menenun secara langsung loh.

Jika anda tertarik untuk berkunjung ke desa ini dan sekaligus menjelajahi Pulau Lombok, Lapaktrip menyediakan berbagai paket wisata Tour Lombok.

Segera kunjungi www.lapaktrip.com untuk booking paket liburanmu!

Cover Photo : Goodnewsfromindonesia

You May Also Like

Apa Itu Mitra Lapaktrip?

Apa Itu Mitra Lapaktrip?

Tipe - Tipe Destinasi Liburan Berdasarkabn Zodiak

Tipe Tipe Destinasi Liburan Berdasarkan Zodiak

Kenapa Liburan Pake Lapaktrip?

Kenapa Liburan Pake Lapaktrip?

Berkenalan Dengan Trippy, Maskot Dari Lapaktrip!

Berkenalan Dengan Trippy, Maskot Dari Lapaktrip!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *